Monday, June 6, 2016

Diary June 6, 2016

Aku teringat kembali akan cerita masa kecil. Di mana aku berpikir semua orang selain aku merupakan sesuatu yang kosong. Mereka semua nyata. Namun dalam waktu yang sama mereka terlihat tidak hidup. Warna mereka hitam putih di mataku. Aku lah yang paling berwarna di antara yang hidup. 

Terkadang, saat aku berbicara dengan orang, aku berpikir kembali. Bagaimana bisa makhluk rendahan seperti mereka mempunyai jiwa? Mereka makhluk setengah-setengah bagiku. Ada dan tiada. 

Sempat terpikir bahwa satu orang manusia mempunya satu dunia. Orang tersebutlah yang paling nyata eksistensinya. Sedangkan yang lainnya tak lebih dari sekadar peran pembantu. Semesta ini mempunyai dunia paralel yang sangat luas. Bisa saja kita raja di dunia kita, tetapi di dunia orang lain kita menjadi seorang budak tak berarti.

Sampai titik di mana aku sadar. Manusia yang tadinya hanya hitam putih bisa merubah semuanya menjadi merah darah. 


0 comments:

Post a Comment

 
;